Zulkifli Hasan Minta Kata Mahar Diganti Suap Politik

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyayangkan penggunaan istilah mahar di dalam kontestasi politik.


Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyayangkan penggunaan istilah mahar di dalam kontestasi politik.

Dia menjelaskan, kata mahar yang digunakan seolah-olah menyudutkan Islam. Mahar sendiri adalah kata yang suci yang digunakan untuk ikatan pernikahan.

"Istilahnya mahar itu hati-hati, mahar itu kalimat sakral yaitu seolah-olah menyudutkan Islam. Mahar itu pernikahan, itu ada mahar, jadi yang suci," jelasnya di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (16/1). dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Zulkifli pun menyarankan kata mahar politik diganti dengan kata suap, karena di sana terdapat pemberian uang dari calon kepala daerah kepada parpol pengusung.

"Kenapa tidak dikatakan suap politik saja, kenapa mesti menyudutkan Islam pakai istilah mahar. Suap politik itu kan jelas," tegas ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut. [ogi]