Warga Tik Tebing Tewas Usai Ditabrak Lari OTD

Kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara/RMOLBengkulu
Kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara/RMOLBengkulu

Cendi (50) warga Desa Tik Tebing, menjadi korban tabrak lari oleh orang tak dikenal (OTD) di Desa Tik Tebing, Kecamatan Lebong Atas, Kabupaten Lebong, persisnya simpang 4 di desa setempat.


Kapolres Lebong, AKBP Ichsan Nur melalui Kasat Lantas AKP Lilik Sucipto saat dikonfirmasi menjelaskan, korban ditabrak oleh pengendara sepeda motor lain yang belum diketahui identitasnya, pada Minggu (25/4) malam.

"Jadi kami dapat laporan dari masyarakat bahwa pada Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB, terjadi laka lantas," ungkapnya.

Saat ini Polres setempat masih melakukan proses penyelidikan untuk mencari identitas pengendara motor yang menabrak korban.

"Iya, masih kita lidik untuk tersangkanya, dan tinggal peran masyarakat membantu polri dalam ungkap kasus tabrak lari ini," tuturnya.

Sementara itu, pihak keluarga korban, Rozi Amanjaya menyebutkan, akibat tabrakan tersebut, korban yang berstatus bujangan itu mengalami luka parah di bagian belakang kepala.

Korban ditabrak saat keluar dari gang di perempatan jalan tersebut. Seketika pulang dari warung manisan yang lokasinya sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.

Kendaraan roda dua yang belum diketahui nomor polisi dan jenisnya itu diduga melaju dari jalan lintas Bengkulu Utara menuju Muara Aman. Di lokasi kejadian, tabrakan maut diduga tak dapat dielakkan lagi usai korban keluar dari gang.

Selanjutnya, warga yang berada di lokasi melakukan evakuasi terhadap korban yang sudah terjatuh di jalan untuk dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Lebong.

Hanya saja, nyawa korban tak dapat ditolong  lagi usai dinyatakan meninggal dunia, pada Senin (26/4) sekitar pukul 16.00 WIB di RSUD Lebong.

"Atas nama keluarga kami harap pelaku tabrak lari yg terjadi pada minggu 25 aprl 2021 segera menyerahkan diri yang mengakibatkan korban atas nama Cendi (50) warga Desa Tik Tebing meninggal dunia kurang lebih 20 jam setelah kejadian," ujarnya.

Ia berharap, identitas pelaku tabrak lari itu segera dikantongi pihak kepolisian. "Dan kiranya aparat penegak hukum dapat mencari pelaku," harapnya.