Tujuan PT JR, Truk Tronton Terperosok Tutup Jalan Utama Lebong-Bengkulu Utara

Tampak jalan ditutup di lintas Lebong-Bengkulu Utara tepatnya di wilayah Bukit Resam/RMOLBengkulu
Tampak jalan ditutup di lintas Lebong-Bengkulu Utara tepatnya di wilayah Bukit Resam/RMOLBengkulu

Jalan lintas provinsi atau ruas Lebong menuju Bengkulu Utara, tepatnya di wilayah Bukit Resam, putus. Sebab, jalan tersebut ditutupi truk tronton pengangkut alat berat terperosok, Kamis (13/6) sekitat pukul 16.00 WIB.


Kejadian ini langsung menarik perhatian petugas dan warga sekitar yang terkejut dengan kondisi jalan yang menjadi lumpuh total.

Dampak dari kejadian ini tidak hanya dirasakan oleh pengguna jalan di sekitar lokasi kejadian, tetapi juga merambat ke arah arus lalu lintas antar kabupaten.

Padahal, jalan provinsi ini menjadi jalan alternatif. Menyusul ruas jalur Lebong menuju Curup kerap dilanda longsor.

Pantauan pukul 17.00 WIB, belum ada tanda-tanda dilakukan evakuasi. Tertutupnya jalur ini membuat ketidaknyamanan bagi para pelancong dan pengendara yang ingin sampai ke tujuan mereka.

Menyadur data Polsek Lebong Atas, adapun pengendara trailer itu bernama Ical (45) dengan kendaraan jenis Mitsubishi warna kuning dengan plat nomor BK 8376 EW.

Tronton pengangkut alat berat jenis adt ini melaju dari Pool Pilar yang berlokasi di Pagar Dewa Kota Bengkulu ingin menuju PT Jambi Resources (JR).

"Kendaraan R2,R4,dan R6 tidak bisa melewati lokasi trailer nyangkut tersebut," ujar Kapolres Lebong, AKBP Awilzan melalui Kapolsek Lebong Atas IPTU Nur Huda.

Hal ini memunculkan pertanyaan tentang kondisi kendaraan tersebut sebelumnya dan peran pengemudi dalam memastikan keamanan di jalan.

Salah satu pengendara yang hendak berangkat dari Lebong menuju Kota Bengkulu, Patih turut memberikan kesaksiannya.

Kesaksiannya menggambarkan betapa dramatisnya situasi di lokasi kejadian, di mana kendaraan tidak bisa melintas sama sekali, menyebabkan kekecewaan yang tak terelakkan.

"Kita terpaksa menunda perjalanan karena jalan ditutup trailer (tronton)," kesalnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan truk yang menghalangi jalan itu saat ini sedang diupayakan untuk dievakuasi.

"Kita berharap untuk kendaraan milik PT sebaiknya dibuat jalur khusus," harapnya.