Tega, Nenek Janda di Lebong Nekat Rampas Uang Pensiunan Guru Secara Paksa

Tersangka EE saat menjalani pemeriksaan/Ist
Tersangka EE saat menjalani pemeriksaan/Ist

Wanita lanjut usia (lansia) berinisial EE (58) di Desa Kampung Muara Aman Kecamatan Lebong Utara, Kabupaten Lebong, tega mencuri uang seorang pensiunan guru Zainal Arifin (83) hingga mencapai Rp 2,1 juta.


Polisi menyebut pensiunan guru itu menjadi korban kekerasan oleh pencuri yang berstatus janda itu menyatroni rumahnya.

Demikian disampaikan Kapolres Lebong Polda Bengkulu AKBP Awilzan melalui Kapolsek Lebong IPTU Mohamad Subkhan disampaikan PS Kasubsi PIDM Humas Aipda Syaiful Anwar, kemarin (3/6).

Menurutnya, setelah menerima laporan dan memintai keterangan dari korban, polisi akhirnya menangkap tersangka.

"Dari hasil pemeriksaan berita acara interogasi penyidik mendapatkan hasil bahwa yang terduga pelaku tersebut telah mengakui perbuatan tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau Penganiayaan sebagaimana di maksud dalam pasal 365 KUHPidana yang dilakukan terhadap korban," jelasnya.

Mengutip keterangan korban, kejadian berawal pada Senin (3/6) kemarin sekitar pukul 08.30 WIB saat korban pergi ke Kantor POS yang tak jauh dari kediamannya untuk mengambil uang pensiunan.

Usai mendapatkan uang pensiunan tersebut, pelapor langsung beranjak pulang ke rumahnya. Beberapa jam kemudian atau sekitar pukul 11.30 WIB, datang terlapor dengan nada kencang 'sudah dapat uang pensiunan, saya ingin pinjam'. Lalu, spontan pelapor menjawab tidak ada.

Karena merasa ditipu, terlapor langsung menghampiri kantong celananya namun dielak oleh pelapor.

Tarik-menarik pun sempat terjadi antar pelaku dan korban. Bahkan, korban sempat diancam akan dimasukkan ke dalam bak mandi jika masih memberontak.

Korban berusaha mencoba mempertahankan uangnya dengan melepas tangan terlapor dari saku celana, hanya saja pensiunan guru itu akhirnya tak berdaya dan membuat korban terduduk di lantai.

Pelaku merogoh langsung kantong celana pria usia 83 tahun tersebut untuk memeriksa uang yang disimpan korban.

Terlapor berhasil mengambil paksa uang dari korban yang disimpan di dalam celananya sebesar Rp. 3.490.000. Menariknya, tidak lama kemudian terlapor kembali lagi mengembalikan uang tersebut sebesar Rp 1.440.000.

"Dari tangan pelaku, barang bukti yang kita amankan uang Sejumlah Rp 2.100.000. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan," demikian Syaiful.