Tanah Turun Ke Jalan dan Beresiko, Pemkab Lebong Turunkan 1 Unit Alat Berat

Satu unit alat berat diturunkan Pemkab Lebong untuk menata jalur Kelurahan Tanjung Agung menuju Desa Talang Ulu/Ist
Satu unit alat berat diturunkan Pemkab Lebong untuk menata jalur Kelurahan Tanjung Agung menuju Desa Talang Ulu/Ist

Material longsor yang kembali menimbun jalan lintas Bengkulu Utara menuju Kabupaten Lebong, atau tepatnya dekat simpang Danau Picung, membuat pemerintah setempat bekerja keras. Sejak Rabu siang (22/5) sekitar pukul 12.00 WIB, material tanah yang mulai turun ke jalanan mulai disingkirkan.


Plt Kadis Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPR-P) Kabupaten Lebong, Arman Yunizar melalui Sekretaris Junaidi menyampaikan, material tanah yang turun itu tak jauh dari titik jalan yang ambles lalu diperbaiki Pemkab Lebong.

Di lokasi, tim gabungan terdiri dari personel Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas PUPR-P Lebong, berjibaku membersihkan material tanah.

"Iya, karena sudah turun ke sisi jalan, makanya kita singkirkan," sebut Junaidi.

Junaidi menambahkan, pihaknya menurunkan satu unit alat berat ke lokasi. Selama proses pembersihan, Satlantas Polres Lebong menerapkan sistem buka tutup satu jalur bagi kendaraan roda dua dan roda empat secara bergantian.

"Kita berlakukan sistem buka tutup, dan sudah selesai," ucapnya sembari mengatakan proses pembersihan selesai pukul 15.00 WIB.

Ia pun mengingatkan agar masyarakat sekitar dan pengendara yang melintasi jalan tersebut untuk tetap waspada. Dikarenakan, hujan masih mengguyur kawasan, yang akan berpotensi menimbulkan tanah turun susulan.

"Sebagai antisipasi terjadinya tanah turun, alat berat tetap disiagakan 1x24 jam di perkantoran," tuturnya.