Tanah Masih Labil, Akses Lebong-Curup Ditutup Selama Tiga Hari

Tampak jalur lintas Curup-Lebong di Desa Talang Ratu, ditutup total selama tiga hari/Ist
Tampak jalur lintas Curup-Lebong di Desa Talang Ratu, ditutup total selama tiga hari/Ist

Jalan provinsi di Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu kembali putus dan labil. Akibatnya akses antar kabupaten pun lumpuh total.


Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, memutuskan untuk menutup sementara akses jalan lintas Curup-Lebong selama tiga hari kedepan atau terhitung tanggal 23 sampai 25 Mei 2024.

Kapolres Lebong, AKBP Awilzan melalui Kapolsek Rimbo Pengadang, IPTU Amir Lukman Hakim mengutarakan, penutupan itu karena jalan lintas provinsi itu sempat ambles pada Rabu (22/5) kemarin.

"Kenapa tiga hari ini diestimasi akan ditutup, karena kemaren ada ambles lagi," kata Amir.

Untuk menghindari adanya korban, lanjut Amir, jalan tersebut ditutup selama tiga hari. Sembari menunggu tiga alat berat yang diturunkan Pemprov Bengkulu, menata kembali jalur tersebut. Mengingat kontur tanah di jalur tersebut sangat labil.

"Supaya pekerjaannya optimal. Karena jalannya sekarang labil. Makanya ditutup sementara," jelas Amir.

Lebih jauh, untuk teknis penanganan jalur tersebut diserahkan total kepada Pemprov Bengkulu. Sebab, perbaikan jalan itu bergantung pada anggaran. 

Terlebih lagi jalan lintas provinsi dengan kedalaman sekitar 50 meter dari jurang itu masih menggantung dan dikhawatirkan akan kembali ambles.

"Nanti, tiga unit alat berat ini akan menata kembali jalur tersebut. Satu unit akan diturunkan ke sungai untuk penataan baru," demikian Amir.