Seluruh Lurah Kades Diminta Data Ulang PBB-P2

RMOL. Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun Anggaran (TA) 2018, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong, meminta kepada seluruh camat, lurah dan Kades untuk melakukan pemuktahiran data Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang terbaru.


RMOL. Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun Anggaran (TA) 2018, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong, meminta kepada seluruh camat, lurah dan Kades untuk melakukan pemuktahiran data Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang terbaru.

Kepala BKD Lebong, Wuwun Mirza melalui Kabid Pendapatan, Rudi Hartono kepada Rakyat Merdeka Online (RMOL) Bengkulu menghimbau, kepada seluruh camat, lurah dan kades melalui surat pemberitahuan atas pelaksanaan APBD Tahun 2018.

Ia mengingatkan,  sebelum dilaksanakan pemuktahiran dan pendistribusian SPPT PBB-P2 TA 2018, supaya mengusulkan dan mendaftarkan bagi masyarakat yang memang belum ditetapkan Pajak  Bumi dan Bangunan (PBB) sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Setiap Camat dapat mengkoordinir Kades dan Lurah nya masing - masing dalam mendata siapa warganya yang belum terdata dalam objek PBB P2 maupun yang data yang selama ini belum sesuai," ujar Rudi.

Selain itu, lanjut Rudi, data tersebut diminta diserahkan dengan BKD Lebong selambat-lambatnya pada tanggal  26 Maret  2018 dan daftar usulan disampaikan secara kolegtif. Harapannya ini juga sosialisasikan kepada masyarakat bagi yang belum terdaftar Pajak Bumi dan Bangunan. 

"Karena rencana pendistribusian SPPT kepada seluruh Desa dan Kelurahan direncanakan pada pertengahan April 2018, maka diharapkan data-data yang kita minta tersebut dapat segera disampaikan kepada kami," demikian Rudi. [ogi]