Polemik Parkir, Alfamart Bengkulu Didemo

Kantor Sekretariat Alfamart Kota Bengkulu Senin kemarin (27/5) di datangi puluhan massa aksi demo yang menuntut penyelesaian polemik pengelolaan lahan parkir. Dimana Gerakan Masyarakat Pengawas Birokrasi (Gemawasbi) Provinsi Bengkulu mengelar aksi dan menuntut PT. Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) untuk bertanggung jawab atas polemik Nyang ditimbulkan.


Dalam orasinya masa meminta pihak Alfamart untuk bertanggung jawab atas kesempatan sepihak yang dilakukannya beberapa hari lalu oleh pihak Pemkot Bengkulu.

Koordinator aksi, Jevie Sartika menyampaikan, pihaknya meminta kepada pihak Alfamart agar mengembalikan hak CV. Hulubalang selaku pemegang kuasa atas pengelolaan parkir di Alfamart se-Kota Bengkulu. 

"Kita meminta agar pihak Alfamart menghadirkan Solihin selaku Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk untuk dapat mengklarifikasi dan mempertanggungjawabkan pernyataan beliau yang menimbulkan polemik ini," teriak Jevie dalam aksi damai yang dikawal puluhan personil polisi itu.

Jevie mengungkapkan, menuntut agat juru parkir Hulubalang akan tetap melakukan aktifitas pemungutan parkir sebelum ada kejelasan dan titik terang akan nasib juru parkir. 

"Apabila tidak ada keputusan dan kejelasan nasib para juru parkir dari pihak Alfamart, kami meminta untuk Alfamart angkat kaki dari Bumi Merah Putih," tegas Jevie.

 Setelah melakukan orasi, perwakilan massa aksi demontrasi diminta untuk melakukan dialog oleh pihak Alfamart. Dimana dalam dialog yang difasilitasi pihak kepolisian it pihak Alfamart menerima apa yang menjadi aspirasi massa aksi demontrasi dan tuntutan tersebut akan disampaikan kepada pihak magement Alfamart Palembang. Selanjutnya akan dilakukan kegiatan hearing kembali dengan pihak-pihak terkait apabila telah ada petunjuk dan konfirmasi dari pihak management Alfamart bagian Palembang.