Perjuangkan Hak Karyawan, Dinsosnakertrans Kordinasi ke Provinsi

Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Lebong terus berupaya memastikan tiga karyawan PT. PGE, Edyo Rajo Bito (23), Deki Karnando (23), Sarnobi Zamrota (23) dan satu karyawan subcon PT. PGE, Jon Moris (26) agar benar-benar mendapatkan hak mereka.


Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Lebong terus berupaya memastikan tiga karyawan PT. PGE, Edyo Rajo Bito (23), Deki Karnando (23), Sarnobi Zamrota (23) dan satu karyawan subcon PT. PGE, Jon Moris (26) agar benar-benar mendapatkan hak mereka.

Diungkapkan, Kepala Dinsosnakertrans Lebong Mustain Muhammad, melalui Kabid Tenaga Kerja, Januar Pribadi, bahwa pihaknya akan berkordinasi ke provinsi Bengkulu. Hal ini terkait untuk memperjuangkan hak para karyawan perusahaan yang menjadi korban longsor di Lokasi Cluster A PT.PGE kepada Dinas Ketenagakerjaan provinsi Bengkulu. Hal ini, dilakukan atas dasar Undang-undang (UU) Nomor 13 tahun 2011 tentang Ketenagakerjaan maupun UU nomor 24 tahun 2011 tentang BPJS Ketenagakerjaan

"Kami dalam waktu dekat akan bekordinasi dengan pihak Dinas Ketenaga Kerjaan Provinsi Bengkulu, untuk menyelesaikan hak-hak karyawan yang menjadi korban," jelas Januar.

Kemudian, lanjut Kabid, untuk korban luka�"luka seperti  Doris, (31), Yana (30), Selamet Sartono (33) serta korban meninggal dunia (MD) kalangan masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi Cluster A PT.PGE, Hazami (61) dan Delvi (3) tidak bisa dipastikannya dapat diperjuangkan haknya. Mengingat mereka disebut bukan karyawan PT.PGE.

Namun, ia menegaskan, walaupun kelima korban lainnya ini statusnya bukan karyawan, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mengusulkan agar korban lainnya juga akan mendapatkan haknya. [A11]