Pemprov Bengkulu Kembali Kirim Alber, Tata Ulang Bekas Longsor

Kalak BPBD Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni saat dimintai keterangan/Facebook
Kalak BPBD Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni saat dimintai keterangan/Facebook

Penanganan terhadap bencana longsor susulan di Kabupaten Lebong tepatnya di Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang, mendapatkan atensi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu pada Rabu (12/6).


Kalak BPBD Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni menyampaikan, saat ini pihaknya telah mengirim alat berat ke ruas jalan Curup-Lebong, persisnya di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang.

"Betul, Pemprov Bengkulu melalui Dinas PUPR Provinsi segera mengirim kembali eskavator untuk menata dan memperbaiki kembali supaya kejadian seperti longsor dapat diantisipasi," ujar Kalak BPBD Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni kepada wartawan, Rabu (12/6).

Dia berharap, masyarakat yang mempunyai lahan disekitar lokasi dapat mengikhlaskan tanahnya untuk membuat akses terbaru jalur antar kabupaten tersebut.

"Salah satu kendalanya penolakan warga yang mempunyai lahan. Mohon dibantu," harapnya.

Mantan Penjabat Bupati Lebong ini menambahkan, lokasi longsor itu harus dikaji melibatkan sejumlah pihak. Mengingat tanah masih labil hingga kabarnya terdapatnya genangan air di bukit dekat jalan.

"Jangan meluap ke badan. Seperti yang terjadi di Desa Talang Kodok. Perlu banyak pihak, seperti Dinas Lingkungan Hidup harus dilibatkan,"  tutur Herwan Antoni.

Lebih jauh, ia mengaku, Pemprov Bengkulu sedang membahas solusi jangka panjang di daerah itu. Seperti pemasangan bronjong, serta adanya aktivitas galian C di lokasi akan dievaluasi.

"Sudah dibahas. Mungkin anggarannya kalau tidak ada, bisa dialokasikan di APBDP. Lokasi itu dekat dengan tambang. Soal tambang itu silahkan ditanya dengan Dinas ESDM," demikian Herwan Antoni.