Nasib 92 CJH Masih Menggantung

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Yuliana/RMOLBengkulu
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Yuliana/RMOLBengkulu

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lebong, hingga saat ini nyatanya belum bisa memastikan keberangkatan 92 orang Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Lebong.


Hal itu disampaikan Kepala Kemenag Lebong, Heriansyah melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah, Yuliana kepada wartawan, pada Rabu (13/10) kemarin.

Menurutnya, sebanyak 92 CJH yang sempat tertunda berangkat tahun 2020 lalu belum mendapat kepastian keberangkatan ke tanah suci. Kendati begitu, persiapan tetap dilakukan. Termasuk vaksinasi Covid-19.

"Sampai saat ini kami belum menerima edaran resmi dari Kemenag. Makanya, persiapan tetap terus dilakukan. Itu sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu keberangkatan dibolehkan," ujarnya.

Lanjut dia menjelaskan, persiapan harus tetap dilaksanakan. Meski kepastian belum ada. Hal itu sebagai antisipasi, jika Indonesia diperkenankan mengirim jemaahnya untuk melaksanakan rukun islam kelima tersebut.

Meski demikian, kantor Kemenag Kabupaten Lebong tetap menyiapkan kelengkapan dokumen persyaratan calon jemaah haji.

Untuk tahapan seperti pemeriksaan kata dia, kesehatan CJH sudah dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Jika tahun sebelumnya CJH hanya diwajibkan vaksin menginitis, karena pandemi covid-19 CJH juga diwajibkan tervaksin covid-19.

“Ini vaksinasi sudah dilakukan untuk CJH. Tahapan yang belum hanya kuota dan pelunasan BPIH itu. Karena masih menunggu diizinkan oleh Arab atau tidak. Tentunya juga menunggu instruksi dari Kemenag,” pungkasnya.