Mustarani Siap Mundur dari ASN Jika Ditunjuk Jadi Cawagub Helmi Hasan

Wartawan wawancara Mustarani usai mengantarkan formulir pendaftaran penjaringan Cagub dan Cawagub Bengkulu ke DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu, Senin (20/5) siang/RMOLBengkulu
Wartawan wawancara Mustarani usai mengantarkan formulir pendaftaran penjaringan Cagub dan Cawagub Bengkulu ke DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu, Senin (20/5) siang/RMOLBengkulu

Nama Bakal Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Provinsi Bengkulu, Mustarani Abidin makin tebar pesona. Bahkan, ia mengaku siap mundur sebagai aparatur sipil negara (ASN) dan mengikuti peraturan yang berlaku jika dirinya nanti ditetapkan menjadi Cawagub mendampingi Helmi Hasan pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bengkulu 2024.


Mustarani yang merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Lebong juga maju sebagai Bakal Calon Gubernur Bengkulu ini mengatakan siap mundur. 

Menurutnya, undang-undang ASN saat ini menjelaskan ada mekanisme jika ingin menjadi Bakal Calon Wakil Gubernur itu wajib mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai Calon Wakil Gubernur. 

“Prinsipnya begini, ketika sudah resmi ya saya siap harus mengundurkan diri,” ujarnya kepada wartawan usai mengantarkan formulir pendaftaran penjaringan Cagub dan Cawagub Bengkulu ke DPD Partai Gerindra Provinsi Bengkulu, Senin (20/5) siang.

Saat memberi keterangan pers, setelah mengembalikan formulir pendaftaran Mustarani mengatakan, sudah mengikuti penjaringan di lima partai, yakni Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN, PKB dan Nasdem.

"Saya telah melengkapi persyaratan dan mengembalikan formulir pendaftaran ke sejumlah partai sejak kemarin sampai hari ini,” ungkap mantan Pejabat di Kabupaten Bengkulu Utara.

Mustarani menjelaskan, bahwa sebelum memutuskan untuk maju dalam Pilkada, ia terlebih dahulu meminta restu dari istri, dan keluarganya.

"Doa dan restu keluarga sangat penting dalam perjuangan ini. Selain itu, dukungan dari istri dan anak juga sangat diperlukan,” tuturnya.

Mustarani menyampaikan dirinya maju sebagai bakal calon untuk menguatkan peran dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Termasuk ingin fokus dalam pembangunan infrastruktur. Mengingat, infrastruktur di Provinsi Bengkulu saat ini masih banyak catatan perlu pembenahan.

"Kalau sekarang pembangunan infrastruktur harus dibarengi dengan peningkatan ekonomi masyarakat. Ini yang ingin kita benahi," tegas Mustarani yang juga berpengalaman di birokrasi.

Saat mengembalikan formulir pendaftarannya, Mustarani didampingi tim pemenangannya. Hal ini menunjukkan keseriusan dan dukungan yang kuat dari lingkungan keluarga dan tim dalam perjalanannya dalam kontestasi politik ini.