Layanan Cuci Darah RSUD Lebong Tunggu Visitasi Kemenkes

Foto/Repro
Foto/Repro

Persiapan launching ruang Hemodialisis (HD) atau Ruang Cuci Darah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong, terus dimatangkan. Teranyar, instalasi HD RSUD Lebong sudah siap melayani masyarakat setempat.


Demikian disampaikan Plt Direktur RSUD Lebong, Rachman melalui Kabag TU Asman didampingi Kabid Pelayanan Gian Setayudi Kabid Penunjang Medik, Gunawan skm mars dan Kabid Penunjang Non Medik, Delin beserta Kasubag  Umum dan Kepegawaian Dahril SKM mkm serta Kasi Perencanaan Ns. Bobby Prima.

Menurutnya, sesuai jadwal yang sudah ditentukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk visitasi ruang HD, pada Jum'at (24/5) besok sekitar pukul 14.00 WIB di RSUD Lebong.

"Kami sudah menyiapkan segala sesuatu yang mereka mau lihat terkait persiapan ruang HD," ujar Asman, Selasa (21/5).

Dia menambahkan, pihaknya sudah memastikan untuk SDM sudah siap. Menyusul, pada bulan Juli-November 2023 pihaknya sudah mengikuti pelatihan.

"Kalau untuk persiapan semua sudah. Mulai dari alat, SDM, dokter sudah siap. Sekarang, tinggal kita uji kelayakan alat dan perizinan," jelas Asman.

Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Lebong bakal memiliki ruang Hemodialisis atau Ruang Cuci Darah serta berbagai fasilitasnya. Artinya, para pasien gagal ginjal kronis di daerah itu tak perlu jauh-jauh ke kota Bengkulu atau ke wilayah lain untuk terapi hemodialisa (cuci darah).

"Kami akan melayani masyarakat Kabupaten Lebong. Tapi, tidak menutupi pasien rujukan kabupaten tetangga. Saya kira kita sudah siap untuk menerima rujukan, karena kita sudah mempunyai 4 alat yang sudah beroperasi cuci darah," tutupnya.

Disisi lain, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Lebong, Kopli Ansori yang telah mensuport penuh rumah sakit untuk menyediakan layanan HD atau cuci darah.

"Kami dari rumah sakit Kabupaten Lebong mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak bupati dan wakil bupati atas ketersediaan layanan cuci darah di rumah sakit," demikian Asman.