Lansia Penderita Pernapasan Aqut Dapat Perhatian Khusus Dari Pemkab Lebong

Wabup Lebong saat membesuk pasien/Ist
Wabup Lebong saat membesuk pasien/Ist

M Rusli (67) warga Pelabuhan Talang Leak Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong, yang menderita gangguan pernapasan akut mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong.


Bagaimana tidak, seorang lanjut usia (lansia) itu diketahui sudah berulangkali berobat ke Kota Bengkulu. Bahkan, karena terkendala secara ekonomi, ia sebelumnya terpaksa hanya dirawat oleh keluarga dirumah.

Mengetahui dan mendapatkan laporan terkait, Bupati Lebong, Kopli Ansori memerintahkan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong, untuk menjemput warga itu untuk dirawat di RSUD.

Setelah mendapatkan penanganan medis RSUD Lebong, pasien itu dirujuk ke Rumah Sakit M Yunus Bengkulu.

Wakil Bupati (Wabup) Lebong, Fahrurozi mendapatkan informasi itu langsung membesuk e Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus Kota Bengkulu, pada Jum'at (21/6) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pimpinan daerah itu juga membagikan santunan kepada warganya yang tengah menjalani perawatan rawat inap, serta mendoakan agar segera diberikan kesembuhan.

Wabup Lebong, Fahrurozi mengatakan, informasi dari pihak keluarga pasien tersebut oleh pihak RSUD M Yunus akan dirujuk ke Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

"Semoga dengan kehadiran kami bersama ini bukan hanya sekedar memberikan bantuan saja, tapi dalam bentuk perhatiannya, dan jangan dilihat dari besar kecilnya apa yang diberikan, kita bisa datang dan hadir menyapa langsung, mungkin itu lebih berharga dari pada apa yang kita berikan,” kata Wabup, Jum'at (21/6) lalu.

Dia menuturkan, tak hanya menggratiskan biaya berobat, pasien juga akan dibantu berupa uang bagi anggota keluarga yang mendampingi pasien selama proses pengobatan.

“Semuanya sudah disiapkan. Biaya berobat ditanggung program BPJS. Biaya tunggu keluarga bisa diajukan ke Dinsos," pungkasnya.

Terpisah, Anak Kandung Pasien, Reno mengucapkan terimakasih kepada Bupati Lebong, Kopli Ansori yang telah memberikan perhatian khusus. Sehingga orangtuanya dapat dirawat di RSUD Lebong dan dirujuk ke Rumah Sakit M Yunus Bengkulu. Rencananya orang tuanya akan kembali dirujuk ke Palembang.

Ia berharap, bantuan dari pihak terkait untuk pembiayaan pendampingan orang tuanya. Sebab, pihak keluarga sebelumnya sudah habis-habisan dalam membiayai pasien yang sudah berulang kali berobat dan konsul dari Lebong ke Kota Bengkulu.

"Baru saat ini kita dari keluarga merasakan layanan dan perawatan yang serius. sebelumnya pasien hanya dirujuk ke poli lalu diminta rawat jalan dari Lebong ke Bengkulu," demikian Reno.