Komisi VIII DPR RI Minta Petugas Haji Berikan Pelayanan Terbaik

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily/Istimewa
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily/Istimewa

Petugas haji harus memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah. Sebab, petugas haji memiliki tugas yang mulia yang harus dilaksanakan dengan ikhlas dan sungguh-sungguh.


MHal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Tubagus Ace Hasan Syadzily saat meninjau Asrama Haji Embarkasi Bekasi, Rabu (15/5). 

"Kami Komisi VIII akan mengawasi kinerja penyelenggara ibadah haji tahun ini termasuk para petugas haji agar lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," kata Ace.

Lebih lanjut ia berharap jika para petugas haji mengalami kesulitan di Tanah Suci jangan sungkan untuk koordinasi. Sehingga pelayanan bagi jemaah haji akan maksimal tidak akan terhambat.

“Bila ada jamaah haji orang tua yang membutuhkan bantuan, anggaplah itu orang tua kita. Bila jamaah haji itu sebaya, anggaplah saudara kita,” tambahnya.

Ace juga sempat berdialog dengan calon jemaah haji terkait pelayanan seperti fasilitas tempat tidur, makan dan sarapan. Ia ingin memastikan semua pelayanan dinikmati para tamu Allah.

"Saya Haji Ace Hasan Syadzily, pimpinan Komisi VIII DPR RI yang menjadi tim pengawas, ingin memastikan pelayanan haji tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Kami Komisi VIII DPR RI terus mendorong penyelenggaraan haji semakin baik," katanya.

Ia menyebut nantinya para jamaah akan langsung diberangkatkan ke Tanah Suci. Saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), para calhaj akan diperiksa petugas Imigrasi Arab Saudi, seperti identitas, sidik jari, dan visa.

Hal itu bertujuan agar memudahkan para jamaah saat tiba di Madinah. Nantinya para jamaah bisa langsung ke bus masing-masing tanpa melalui pemeriksaan lagi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya, pemeriksaan Imigrasi Arab Saudi di Bandara Madinah memakan waktu sampai 4 jam. Tapi sekarang, Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Imigrasi Arab Saudi menerapkan sistem fast track. Sehingga, pemeriksaan keimigrasian dilaksanakan di Tanah Air para calon jamaah.

"Karena itu, pastikan niat utama untuk beribadah. Tidak usah mikir soal makan. Karena pemerintah telah menyediakan makan bagi calhaj selama bapak ibu berada di Madinah dan Makkah. Penginapan yang disediakan pun setelah bintang 5. Nah, tugas bapak ibu saat ini fokus mempersiapkan diri untuk ibadah," tandasnya.