Jalur Lebong–Curup Siap Dilalui Kendaraan Kecuali Truk Muatan Berat

Tampak kepolisian saat mengawasi 3 alat berat menata jalur provinsi tersebut, Sabtu (24/5)/RMOLBengkulu
Tampak kepolisian saat mengawasi 3 alat berat menata jalur provinsi tersebut, Sabtu (24/5)/RMOLBengkulu

Jalan provinsi atau tepatnya di Desa Talang Ratu Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong, sudah kembali dibuka sejak Minggu (26/5) pagi. Bahkan, kendaraan roda empat dan roda dua bisa lewat, kecuali kendaraan besar seperti truk muatan berat.


Kapolres Lebong, AKBP Awilzan melalui Kapolsek Rimbo Pengadang, IPTU Amir Lukman Hakim menyebutkan, jalan ini masih rawan longsor. Namun, kata dia, penanganan akan tetap dilakukan beberapa hari kedepan dengan menggunakan 3 unit alat berat milik Pemprov Bengkulu.

"Alat masih di lokasi, tapi hari ini operator istirahat dulu. Besok (Senin, red) mulai kerja lagi sembari melihat situasi cuaca juga," ujar Amir kepada wartawan, Minggu (26/5).

Lebih jauh, ia mengimbau, untuk kendaraan roda 6 atau lebih yang bermuatan tetap melewati jalan alternatif atau ruas Lebong-Bengkulu Utara. Pengalihan dikarenakan titik jalan tersebut memiliki potensi longsor.

Terlebih lagi jalan lintas provinsi dengan kedalaman sekitar 50 meter dari jurang itu masih menggantung dan dikhawatirkan akan kembali ambles.

"Sudah bisa dilalui kendaraan namun untuk truk muatan berat belum bisa," beber Amir.

Antisipasi yang akan dilakukan untuk mengurangi kemacetan di titik tersebut, menurut Amir, yakni menempatkan sejumlah personel untuk mengatur lalu lintas. Pihaknya juga sudah mempersiapkan sejumlah rambu di sepanjang jalur. Diantaranya rambu imbauan untuk berhati-hati, dan lainnya.

"Kami baru sebatas memasang rambu sementara, belum permanen. Para pengguna jalan kami minta tetap waspada karena jalan masih licin," jelasnya.