Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, mengingatkan agar masyarakat berhati-hati terhadap praktik percaloan. Terutama, dalam wacana seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahun Anggaran (TA) 2022.
- Sudah Usulkan 334 Formasi, Seleksi P3K Masih Tunggu Juklas Juknis
- Kabar Gembira, Pemkab Resmi Usulkan 300 Formasi P3K Di 2022
- Tahun 2022 Pemerintah Fokuskan Rekrutmen PPPK
Baca Juga
Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Lebong mengatakan, Apedo Irman Bangsawan, pihaknya meminta agar tidak terbujuk rayu oleh makelar atau calo yang menjanjikan bisa meloloskan proses seleksi P3K dengan meminta sejumlah imbalan.
"Seleksi P3K ini dilaksanakan secara ketat dan transparan. Perlu diyakini, hanya kemampuan diri sendiri yang dapat menentukan seseorang menjadi seorang P3K, bukan orang lain," ujar Plt. BKPSDM Lebong, Apedo Irman Bangsawan, Senin (25/7).
Ia menegaskan agar jangan mudah percaya terhadap janji-janji orang lain yang dapat meluluskan seseorang. Terutama jika harus membayar sejumlah uang tertentu, sudah dipastikan orang tersebut penipu.
Dia menyatakan, bahwa penerimaan P3K merupakan program pemerintah pusat. Sedangkan, pemerintah daerah dalam hal ini pihaknya (BKPSDM,red) selaku leading sektor hanya sebatas memfasilitasi.
"Pembukaan tes P3K kemungkinan akan dilaksanakan tahun ini. Untuk jadwalnya kita tunggu petunjuk pusat," demikian Pedo.
- Sudah Usulkan 334 Formasi, Seleksi P3K Masih Tunggu Juklas Juknis
- Kabar Gembira, Pemkab Resmi Usulkan 300 Formasi P3K Di 2022
- Tahun 2022 Pemerintah Fokuskan Rekrutmen PPPK