Hasil Survei: 25,3 Persen Responden Merasa Ekonomi Lebih Baik

Ilustrasi/net
Ilustrasi/net

Perekonomian nasional yang diklaim mengalami pemulihan menjadi materi survei terbaru oleh Indikator Politik.


Dalam survei yang digelar pada 16 hingga 24 Juni 2022 ini, Indikator Politik mencatat tingat kepuasan masyarakat terhadap tata kelola ekonomi pemerintah. Hasilnya, hanya minoritas masyarakat yang dijadikan responden survei merasakan perbaikan ekonomi.

Berdasarkan materi rilis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, responden yang merasa keadaan ekonomi sangat baik hanya 1,4 persen. Sementara yang merasa baik berada pada angka 25,2 persen.

Untuk responden yang menggap keadaan ekonomi biasa saja ada sekitar 42,2 persen. Sedangkan yang merasa buruk lebih tinggi dari jumlah responden yang merasa ekonomi RI baik-baik saja, yakni sebesar 26,3 persen.

Adapun sisanya, yakni sebesar 4,2 persen menganggap ekonomi nasional sangat buruk, dan yang tidak menjawab atau tidak tahu hanya 0,7 persen.

Di samping itu, responden  yang ditanya soal kondisi ekonomi rumah tangganya di masa sekarang ini, hanya sedikit yang merasa jauh lebih baik, yaitu sebanyak 3,6 persen.

Untuk yang merasa lebih baik saja sebsar 36,9 persen, atau lebih tinggi sedikit dari yang merasa perekonomiannya tidak berubah sebanyak 36,1 persen.

Adapun yang merasa ekonominya leboh buruk sebanyak 21,0 persen, jauh lebih buruk 2,4 persen, dan yang tidak menjawabatau tidak tahu 0 persen.

Survei Indikator Politik kali ini menggunakan metode multistage random sampling, denganjumlah responden sebanyak 1.200 orang.

Berdasarkan asumsi multistage random sampling Indikator Politik mencatat margin of error, sekitar 2,9 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen.