DPW PAN Sambut Baik Keinginan Mustarani Berpasangan dengan Helmi Hasan di Pilgub Bengkulu 2024, Ada Tapinya

Ketua Tim Penjaringan Pilgub DPW PAN, Teuku Zulkarnain/RMOLBengkulu
Ketua Tim Penjaringan Pilgub DPW PAN, Teuku Zulkarnain/RMOLBengkulu

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Bengkulu, menyambut baik pernyataan Mustarani Abidin yang ingin kembali maju Pilgub Bengkulu 2024 bersama Helmi Hasan.


Hal itu disampaikan Ketua Tim Penjaringan Pilgub DPW PAN, Teuku Zulkarnain kepada wartawan pada Selasa (21/5) siang.

"Kita menyambut baik, semua yang kemudian ingin berjuang bersama-sama dengan pak Helmi Hasan. Karena, kita memang hendak melakukan perubahan di Provinsi Bengkulu ini," ucap pria yang akrab disapa Tengku.

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Kota Bengkulu terpilih ini menuturkan, partai berlambang matahari itu menilai Pilkada ini momentum untuk mengajak para calon pemimpin untuk membenahi infrastruktur di Provinsi Bengkulu. Termasuk memberikan fasilitas kesehatan hingga pendidikan gratis.

"Kita hendak membantu rakyat, kita hendak jalan-jalan di kabupaten atau terpelosok jalan mulus. Kita ingin warga desa di seluruh provinsi terhubung ambulance gratis. Kita ingin tak ada lagi anak-anak kemudian tidak mampu sekolah karena SPP," ujar Tengku sapaan akrabnya.

Ia menyambut baik tekad Mustarani mundur sebagai aparatur sipil negara (ASN) dan meninggalkan jabatan sekda jika ditetapkan menjadi Cawagub mendampingi Helmi Hasan pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bengkulu 2024.

Namun, lebih dari itu ia ingin visi-misi mantan pejabat Bengkulu Utara itu sama dengan visi-misi Partai PAN.

"Jadi, kita ingin melakukan perubahan, dan siapapun yang ingin bergabung dengan PAN dan ingin mendampingi pak Helmi Hasan sebagai Calon Wakil Gubernur, itu kita akan sambut baik. Asal kemudian, garis perjuangan dan cita-citanya sama dengan garis perjuangannya sama dengan Partai Amanat Nasional. Termasuk pak Mustarani," cetusnya.

Menurutnya, saat ini partai yang dinaunginya, PAN belum bisa mengusung calon sendiri di Pilkada 2024 karena mendapatkan 6 dari 9 kursi sebagai syarat maju Pilgub Bengkulu 2024.

"Keinginan itu juga harus dibarengi dengan tindakan nyata. Tindakan nyata ini adalah kita sadari PAN masih kekurangan 3 kursi, dan PAN hanya memiliki 6 kursi. Kemudian yang ingin bergabung ini melakukan tindakan nyata untuk menggenapkan jumlah dukungan menjadi 9 kursi. Satu tindakan ini penting dan perlu untuk dilakukan calon wakil gubernur mendampingi Helmi Hasan," tutup Teuku.