BBM Naik, Sopir, Tukang Ojek Hingga Masyarakat Terima Bantuan

Kapolres Lebong AKBP Awilzan saat membagikan bantuan/RMOLBengkulu
Kapolres Lebong AKBP Awilzan saat membagikan bantuan/RMOLBengkulu

Pasca kenaikan bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah pusat, Kepolisian Resor (Polres) langsung turun ke masyarakat memberikan bantuan sosial kepada sejumlah warga sebagai bantalan sosial bagi masyarakat yang terdampak pasca Kenaikan harga BBM di wilayah Kabupaten Lebong.


Kapolres Lebong AKBP Awilzan membagikan paket sembako kepada warga terdampak kenaikan harga BBM, Rabu (7/9) siang.

Kepala Kepolisian Resor Lebong itu turun langsung bersama ketua Bhayangkari Cabang Lebong Ny Ratna Awilzan dan pejabat utama Polres Lelong guna membagikan paket sembako kepada masyarakat.

Pemberian bingkisan difokuskan kepada para sopir Dump Truck (pribadi) pengangkut material, tukang ojek dan masyarakat yang terdampak pengalihan subsidi BBM di Kabupaten Lebong.

Hal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian polisi pasca-pemerintah menetapkan kenaikan harga BBM.

"Jadi, pembagian paket sembako ini menyasar kepada warga yang memang terdampak, seperti pengemudi ojek, angkutan desa (angdes) hinga truk-truk ekspedisi," kata Awilzan.

Dia mengatakan bahwa pihaknya pada hari ini Rabu (07/09) sudah membagikan seratus lebih paket sembako kepada masyarakat yang terdampak dan yang menggantungkan hidupnya dengan BBM.

"Alhamdulillah meskipun dibawah rintik hujan anggota kita tetap semangat membagikan sembako, ini juga merupakan bentuk kepedulian kita kepada masyarakat Kabupaten Lebong," ucap Awilzan.

Dalam kegiatan pembagian paket bantuan ini pihaknya juga turut memberikan pemahaman tentang kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM.

Pembagian paket ini merupakan sumbangan sukarela dari anggota Polres Lebong, dan akan diupayakan bisa digelar secara rutin.

Ada 100 Paket Bingkisan sembako (minyak goreng, Tepung, gula dan mie instan).

"Semoga paketnya bermanfaat, dan meringankan beban masyarakat pasca kenaikan harga BBM ini, pungkas Awilzan.