Seorang janda anak dua berinisial S-I (43), yang juga merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) nyaris meninggal dunia akibat dirinya nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri dikediamannya disalah satu Desa di Kacamatan Talo Kabupaten Seluma pada Minggu (26/3) pagi.
- Diduga Faktor Ekonomi, Lansia Di Lebong Ditemukan Meninggal Gantung Diri
- Tak Pulang Sejak Minggu Pagi, Warga Seginim Ditemukan Meninggal Di Pondok
- Gagal Menyalip, Sepeda Motor Tabrak Mobil Di Rimbo Pengadang
Baca Juga
Adapun untuk kronologis kejadian diterangkan Kapolres Seluma, AKBP Arief Eko Prasetyo melalui Kapolsek Talo Iptu M. Haryanto, sekira pukul 05.30 WIB anak kandung S-I yang masi berstatus pelajar melihat ibu kandungnya tergantung. Sontak anak S-I berteriak, hingga tetangga datang ke rumah S-I.
"Tetangganya langsung membantu menurunkan S-I, selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Masmambang dan pada akhirnya di rujuk ke RSUD Tais dilanjutkan rujukan ke Rumah Sakit Gading Medika Bengkulu," terang Kapolsek.
Lebih lanjut Kapolsek menerangkan, menurut keterangan dari tetangga sekitar rumah S-I, memang sudah satu bulan terakhir tampak murung dan tidak membaur dengan masyarakat sekitar, diketahui mengeluh dengan permasalahan keluarga dugaan sementara depresi.
"Untuk keadaan pelaku saat ini dalam keadaan koma dan masih dalam penanganan intensif Dokter dan Perawat di IGD RS Gading Medika Bengkulu," pungkasnya.